Langsung ke konten utama

TASBIH HANJELI | KARYA KREATIF IBU- IBU MANTAN BURUH MIGRAN DI DESA WISATA HANJELI


Tasbih biasanya dibuat dari kayu Kaoka atau dari Batu Alam atau dari logam. 
Kali ini Tasbih dibuat dari biji hanjeli pilihan. 
Dibuat oleh Rumah Aksesoris Hanjeli sebagai bagian dari kegiatan Rumah Kreatif. 

Dimotori oleh ibu Hj. Dedeh Suminar sebagai Ketua. Beliau salah satu Mantan Buruh Migran yg kami berdayakan. 

Tasbih hanjeli ini memiliki keunggulan yaitu semakin terus dipakai maka aka mengjkilat sendiri tidak perlu pakai Vernis. 
Selain tasbih hanjeli ada juga Gelang dan Kalung Hanjeli.

Bagi yg berminat silahkan Call/ WA : 085722182480.
Asep Hidayat ( FOUNDER DESA WISATA HANJELI ). 

#HANJELI
#DESAWISATAHANJELI
#RUMAHAKSESORISHANJELI
#RUMAHKREATIF

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asep Hidayat Mustopa peraih KALPATARU pertama dari Kabupaten Sukabumi

"Dari Hanjeli untuk ibu Pertiwi" Belajar menjemput mimpi dari anak desa yg jauh dari ibu kota, dengan segala keterbatasan pengetahuan, pemikiran dan Financial kami terus berjalan pelan2.  Halangan dan rintangan yg cukup terasa kami harus tetap berjuang secara tertatih2 untuk meyakinkan bahwa apa yg kita perjuangkan ini memiliki nilai yg luar biasa.  Lewat Hanjeli kami memberikan pesan bahwa anak desa mampu melakukan sesuatu yg terbaik, siapapun bisa berbuat kebaikan dan bisa berbicara di tingkat nasional. suatu kebaikan itu bisa kita capai asal komitmen dan teguh pendirian.  Sebuah perjalanan panjang selama 13 tahun ini. Alhamdulillah, mengantarkan kami mendapatkan penghargaan tertinggi yaitu Penghargaan KALPATARU 2023 dari Kementerian KLHK RI. Kami banyak belajar dengan konsep Pentahelix mulai dengan peran para Akademisi, Pelaku Usaha, Organisasi/Komunitas, Pemangku Kebijakan dan para media.  Untuk menjemput mimpi ini pastinya memiliki proses yg panja

7 Negara berkunjung ke Desa Wisata Hanjeli, Summer Program 2023 UNPAD

Kunjungan dari 7 Negara ke Desa Wisata Hanjeli. Kegiatan Summer Program 2023 dari FTG UNPAD. Kunjungan kali ini lumayan seru dan menyenangkan, dari berbagai negara datang sambil mengenal Edukasi pangan lokal sebagai kekayaan keragaman hayati Geopark Ciletuh Palabuhanratu.  Suguhan pertama adalah menikmati bubur Hanjeli sebagai pembuka kegiatan sambil mendengarkan sejarah hanjeli, kandungan gizi serta budaya dan kearifan lokal.  Lanjut menikmati sajian liwet hanjeli dengan makanan khas yaitu turubuk serta lalaban lainnya.  Selanjutnya belajar panen hanjeli menggunakan ani-ani, numbuk diatas lisung dan mencoba membuat rengginang hanjeli dan membuat aksesoris hanjeli berupa gelang tidak lupa membeli oleh2 khas desa wisata hanjeli.  Hatur nuhun kepada Unpad yg selalu berkolaborasi dengan kami. Alhamdulillah kegiatan dihadiri juga oleh anak2 mahasiswa KKn dari Universitas Muhammadiyah Sukabumi.  Salam dari anak desa.

Tim Desa Wisata Hanjeli Presentasi dalam pameran pariwisata Astindo Travel Fair 2023

Pengembangan pariwisata tidak terlepas dari sebuah perencanaan melalui pemetaan yg komprehensif, Mencari sesuatu yg khas, Unik dan memiliki nilai otentikasi sehingga menjadi sebuah produk yg memiliki nilai jual secara nasional maupun internasional, Membentuk kelembagaan agar roda kegiatan bisa berjalan baik, membuat Paket Wisata agar bisa menjadi pilihan destinasi wisata unggulan daerah, membangun inprastruktur yg ramah lingkungan dan Pemberdayaan keberlanjutan sesuai dengan isu SDGs hingga Promosi.  Promosi menjadi hal yg paling penting sebagai ujung tombak pemasaran, Jika promosi yg baik dan tepat sasaran sesuai target dan segmentasi yg pas termasuk mengenalkan potensi lokal dan salah satu Keragaman Hayati (Bio Diversity) CPUGGp Sukabumi Jawa Barat.  Alhamdulillah,, Tim kami diberi kesempatan untuk mempresentasikan Potensi lokal dari Sukabumi tepatnya dari waluran kepada Travel nasional di ICE BSD Tangerang dalam event Astindo Travel Fair 2023 kerjasama dengan Kemenparekr